Showing posts with label Seminar. Show all posts
Showing posts with label Seminar. Show all posts
10/22/16
Setelah
sebelumnya membahas keterampilan interpersonal sampai dengan mengenali dirisendiri, selanjutnya membahas keterampilan interpersonal lainnya.
Seminar Parenting: Membangun Keluarga Tangguh melalui Komunikasi Harmonis dengan Pasangan oleh Elly Risman (Part I)
Setiap
seminar yang saya ikuti selama ini selalu hadir sendirian, belum pernah bersama
suami karena harus bergantian menjaga anak-anak. Sejak resign, saya memang jarang menitipkan anak-anak ke rumah orang tua
saya walaupun jarak rumah kami lumayan dekat kecuali memang ada keperluan yang
mendesak atau ketika saya mengikuti seminar di hari suami bekerja.
Pertimbangannya karena orang tua kami sudah cukup lama menjaga cucunya selama
saya bekerja sejak saya menikah hingga anak saya berumur 2,5 tahun. Mereka juga
sudah cukup lelah menjaga dua anak saya yang seringnya hilir mudik kesana
kemari, biarlah mereka fokus dalam menjalankan ibadah di masa tuanya. Tapi,
kali ini berbeda karena seminar ini harus dan wajib dihadiri berpasangan suami
istri supaya masing-masing saling mengetahui cara komunikasi yang baik, jadi
mau tidak mau kita harus menitipkan anak-anak di rumah orang tua. Lalu masalah
lain juga menghadang, suami sedang sakit, darah tingginya kumat karena terlalu
lelah, tapi karena sudah dibayar (enggak mau rugi) jadilah suami ikut datang ke
seminar dengan kepala berat (mudah-mudahan masih bisa menangkap isi bahasan
seminar, maafkan ya dear!).
6/1/16
Seminar Parenting: Disiplin dengan Kasih Sayang oleh Elly Risman (Part IV)
(Lanjutan)
2. DKS =
Mengajukan pertanyaan untuk merubah tingkah laku
5/29/16
Seminar Parenting: Disiplin dengan Kasih Sayang oleh Elly Risman (Part III)
Setelah
sebelumnya membahas tentang pengertian disiplin, part ini akan membahas tentang
pendekatan disiplin kasih sayang.
Seminar Parenting: Disiplin dengan Kasih Sayang oleh Elly Risman (Part II)
Disiplin dengan Kasih Sayang Part II
Pada
part sebelumnya, membahas tentang mengapa disiplin tidak mudah. Pada bagian
kedua ini akan membahas tentang gaya disiplin populer yaitu hukuman, hadiah,
pukulan atau paksa dan penjelasan mengenai disiplin.
5/24/16
Seminar Parenting: Disiplin dengan Kasih Sayang Oleh Elly Risman (Part I)
Seminar
ini adalah salah satu bahasan yang paling saya nanti-nantikan. Kenapa? Karena
setelah pelatihan KBBM (Komunikasi Baik, Benar dan Menyenangkan), saya sudah
niat sekali ikut pelatihan Disiplin dengan Kasih Sayang (DKS). Mungkin beberapa
masih ada yang bingung perbedaan antara seminar,
workshop dan pelatihan? Seminar
berlangsung selama 3-4 jam di hari yang sama, workshop durasinya lebih lama yaitu 6-7 jam sedangkan untuk
pelatihan berlangsung minimal 2-5 hari. Nah, karena salah satu syarat pelatihan DKS sudah mengikuti pelatihan KBBM, jadi sebenarnya saya
sudah lulus persyaratan, tapi kendala ternyata ada di waktu.
5/7/16
Seminar Parenting: Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital dan Bahaya Pornografi oleh Elly Risman (Part II)
Bermata
tapi tak melihat
Bertelinga
tapi tak mendengar
Bermulut
tapi tak menyapa
Berhati
tapi tak merasa
Semoga
kita terhindar
Dari
hal-hal sedemikian
Semoga
kita menjauh
Dari
sikap sedemikian
(Lagu
Bimbo ditulis oleh Taufiq Ismail)
Seminar Parenting: Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital dan Bahaya Pornografi oleh Elly Risman (Part I)
Sejujurnya saya ikut seminar ini
dua kali, pertama di bulan Maret tahun 2015, kedua di bulan Januari tahun 2016,
sama-sama di Bekasi dengan HTM yang murmer dan kesan saya tentang seminar ini
adalah tetap luar biasa. Mungkin sudah banyak ya yang ikut seminar ini dan
menulis resumenya yang berseliweran di media sosial, tapi saya tetap membuat
resume sendiri sesuai dengan apa yang saya dapat di seminar ini supaya bisa track sendiri kalau saya butuh kapanpun.
Menurut saya, penting sekali untuk orang tua datang ke seminar ini karena
benar-benar membuka mata dan membuat kita sadar bahwa mengasuh anak itu tidak
boleh abai karena selama ini banyak sekali orangtua yang pingsan padahal
bencana tersebut sangat dekat dengan kita. Bencana apa sih?
4/21/16
Seminar Parenting: Membentuk Anak Cerdas dengan Komunikasi Baik, Benar, dan Menyenangkan oleh Elly Risman
Sebenarnya
sudah mengikuti pelatihan KBBM, tapi saya tetep penasaran dengan seminar
langsung dengan bu Elly karena biasanya “feel” nya beda. Saya dateng ke seminar
ini telaaatttt banget karena anak-anak nangis kejer dan enggak mau dititip di
rumah neneknya karena ayahnya kerja, padahal sudah saya sounding anak-anak dari
seminggu yang lalu tapi ya yang namanya anak-anak. Btw, saya selalu ingat
nasihat Bu Sarra, “Jangan pernah ninggalin anak untuk pergi keluar rumah di
saat mereka nangis karena kita enggak tau umur kita sampai dimana dan akan
ketemu lagi atau tidak (at least
kalau kenapa-kenapa di jalan). Jangan sampai memori terakhir yang terekam dalam
ingatan anak-anak adalah memori kita yang pergi meninggalkan mereka.”
Hukssss…sedih ya! Makanya saya nenangin anak-anak hampir 1 jam lamanya sampai
akhirnya mereka rela emaknya ikut seminar. Tapi Alhamdulillah, pas saya dateng
ternyata bu Elly baru mulai heuheu…rejeki saya. Ok opening nya segitu ajah, mari simak resume seminar dari setahun
yang lalu ini *ehm… basi lagi ya bu*
4/6/16
Pelatihan Parenting: Komunikasi Baik, Benar dan Menyenangkan oleh YKBH (Part III)
(gambar ini diambil dari sini)
Setelah sebelumnya
mengetahui langkah-langkah komunikasi efektif dan menyenangkan dengan anak
sampai dengan mendengar perasaan, selanjutnya akan dijelaskan pada bahasan
berikut ini:
Pelatihan Parenting: Komunikasi Baik, Benar dan Menyenangkan oleh YKBH (Part II)
(gambar diambil dari sini)
Masih
inget tentang konsep diri? Mudah-mudahan enggak lupa ya hehe... Setelah selesai
mengenal diri sendiri dan membangun konsep diri positif, pelatihan hari kedua
berlanjut ke pembahasan mengenai komunikasi. Di hari kedua ini, saya
mempelajari tentang komunikasi dialogis yaitu memahami perasaan anak, mengenal
bahasa tubuh anak, mendengar aktif, pesan saya, mengenali masalah siapa dan
mengadakan family meeting.
3/29/16
Pelatihan Parenting: Komunikasi Baik, Benar & Menyenangkan oleh YKBH (Part I)
“Yang
penting bukan apa yang aku tau melainkan apa yang aku lakukan dari apa yang aku
tau”
Ilmu ini sebenarnya sudah didapat
setahun yang lalu (maaf ya blog saya isinya kudet banget *ngaku*) waktu
pelatihan di Rumah Parenting Bekasi di Jatibening. Hanya saja seiring
berjalannya waktu mempraktekkan sesuatu itu sangat tidak mudah, beda dengan
teorinya. Nah, karena dulu pas menghadiri
seminar dan pelatihan hanya ngumpulin hands
out and dicatet hal-hal yang penting tapi enggak ditulis di blog lalu
khawatir hilang dan lupa, alhasil sekarang baru deh ditulis disini. Hihi..
Itung-itung nanti jadi ilmu buat generasi selanjutnya. Khawatirnya kalau berupa
hands out aja maknanya suka engga
jelas dan ujung-ujungnya salah persepsi.
3/16/16
Seminar Parenting: Meningkatkan Percaya Diri Anak oleh Elly Risman
Apa
itu percaya diri? Percaya diri adalah penilaian dan keyakinan seseorang tentang
apa yang mampu dan yang bisa dia lakukan. Jadi, penilaian ini berasal dari diri sendiri
bukan penilaian dari orang lain. Kita sebagai orangtua harus bercermin kepada
diri sendiri, apakah kita sudah percaya terhadap diri kita sendiri? Karena
bagaimana bisa mengajarkan anak percaya diri sedangkan kita sendiri tidak
percaya diri. Jadi, sebagai orangtua kita harus SELESAIKAN URUSAN DENGAN DIRI
SENDIRI.
2/25/16
Seminar Parenting: Anak Yang Sukses Menghadapi Persaingan Dan Stres oleh Elly Risman (Part III)
Setelah
sebelumnya membahas sumber persaingan dan stres, part ini membahas tentang
stres dan cara mengatasinya.
2/24/16
Seminar Parenting: Anak Yang Sukses Menghadapi Persaingan Dan Stres oleh Elly Risman (Part II)
(gambar diambil dari sini)
Setelah
sebelumnya membahas sumber persaingan dan stres point 1-3, part ini membahas
point selanjutnya dan bagaimana langkah-langkah mengatasi persaingan.
Seminar Parenting: Anak Yang Sukses Menghadapi Persaingan Dan Stres oleh Elly Risman (Part I)
(gambar diambil dari sini)
Seminar
ini adalah kali pertama saya hadir dalam rangkaian seminar bu Elly Risman
lainnya. Sebelum hadir langsung di
seminarnya, saya memang tertarik dengan bahasannya namun karena waktu itu
kondisi masih belum bisa meninggalkan anak, jadi saya hanya baca review orang yang hadir dari internet
saja. Tertarik banget dengan seminar-seminar Bu Elly karena tema dan isi
seminarnya luas, langsung dari pakarnya dan jleb banget. Akhirnya,
setelah anak kedua lulus ASI di umur 2 tahun, baru saya mencoba ikut hadir di
seminarnya karena rasanya lebih tenang meninggalkan anak bersama ayahnya untuk
belajar selama 4 jam. Berangkatlah saya diantar suami dan anak-anak, dan
sementara saya belajar, suami lah yang mengasuh anak-anak. Alhamdulillah suami
pun mendukung saya untuk menimba ilmu lagi. Simak resume seminarnya walau
mungkin ada sebagian yang lupa-lupa ingat karena sudah lebih dari setahun yang
lalu hehehe… dan sengaja dibagi menjadi beberapa bagian supaya tidak terlalu
panjang.

















